Indonesia | English
DIPA
Judul
Pengembangan Radar Ultra-Wideband Pulsa untuk Life Detector
Outline
Sebagai Negara kepulauan yang terletak di pertemuan antara beberapa lempeng bumi, Indonesia merupakan negara rawan gempa. Gempa yang berkekuatan cukup besar berpotensi menyebabkan runtuhnya gedung-gedung bertingkat dan dalam banyak kasus runtuhnya gedung bertingkat korban, baik meninggal maupun hidup, terjebak dalam reruntuhan gedung. Upaya penyelamatan harus dilakukan secara cepat dan hati-hati untuk memastikan korban hidup dapat diselamatkan. Tanpa informasi yang akurat mengenai keberadaan korban hidup di balik reruntuhan, penyelamatan memerlukan waktu yang lama dan mengurangi kemungkinan korban hidup dapat diselamatkan. Berbagai cara untuk mendeteksi keberadaan korban hidup dibalik reruntuhan banyak digunakan. Di antara dengan menggunakan anjing pelacak, menggunakan inframerah untuk mendeteksi panas tubuh, menggunakan sensor gas untuk mendeteksi aktifitas pernafasan, dan menggunakan kamera yang bisa melewati celah-celah sempit jika ada. Untuk melengkapi informasi yang diperlukan dalam rangka pencarian korban hidup dibalik reruntuhan, through-wall radar dapat digunakan. Keberadaan korban hidup bisa dideteksi dari gerakan anggota tubuhnya, gerakan nafasnya, atau detak jantungnya menggunakan through-wall radar yang mampu mendeteksi objek dibalik tembok, beton, atau material lain.
KoordinatorAsep Yudi Hercuadi
Tahun Kegiatan2015
KategoriDIPA
Tahun Ke2 dari 3
Sumber DanaAPBN
LokasiLaboratorium
Bidang Prioritas
OutputPrototipe,Jurnal Internasional

Anggota