Indonesia | English
DIPA
Judul
Rancang Bangun Sub-Sistem Radar Terintegrasi Berbasis Substrat Duroid dengan Menggunakan Teknologi SMT
Outline
Kebutuhan modul komponen elektronik dan telekomunikasi di Indonesia, terutama untuk kebutuhan-kebutuhan yang bersifat spesifik sangat sulit sekali untuk didapatkan dan masih tergantung dari luar negeri. Terlebih lagi apabila komponen elektronik tersebut digunakan untuk keperluan yang bersifat strategis seperti peralatan militer, pemetaan, pemantau serta sistem navigasi. Radar adalah salah satu peralatan untuk keperluan pemantauan dan pendeteksi yang bersifat sangat strategis, banyak digunakan dalam peralatan militer maupun peralatan sipil. Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi (PPET–LIPI) sejak tahun 2006 telah mengembangkan peralatan Radar sebagai antisipasi akan kebutuhan dalam negeri baik sipil maupun militer, yang selama ini masih menggunakan produk-produk dari luar negeri. Hal ini sesuai dengan himbauan Menristek agar para peneliti di Indonesia melirik industri Pertahanan dan Keamanan (Hankam) dari sisi teknologi alutsista serta dikarenakan anggaran militer yang besar untuk bidang Pertahanan, sehingga diharapkan dapat memperkuat Sistem Inovasi Nasional (SINas), daya saing dan kemandirian. Pada tahun 2011, PPET–LIPI telah membuat MoU dengan PT. INTI (Industri Telekomunikasi Indonesia) sebagai pihak swasta yang digandeng untuk memasarkan produk Radar yang telah dibuat prototipnya. Pada tahun 2012, PPET- LIPI juga sudah bekerjasama dengan PT. Infra RSC sebagai perusahaan rekanan Kementrian Pertahanan dan Keamanan Republik Indonesia yang memasok peralatan sistem navigasi diantaranya sistem radar. Permasalahan yang akan terjadi pada saat pengembangan dan pabrikasi produk seperti radar, akan menghadapi kesulitan pada saat memenuhi kebutuhan modul-modul dari komponen Radar karena alasan keamanan, strategi serta daya saing diantara produsen-produsen Radar di dunia, sehingga sering sekali dihadapkan pada masalah non-teknis pada saat pemesanan modul-modul dari komponen Radar yang dibutuhkan. Dengan alasan itu, maka PPET-LIPI yang didukung oleh SDM serta peralatan yang tersedia akan berusaha untuk mengatasi permasalahan ini dengan melakukan rancang bangun secara mandiri dengan mengacu kepada modul-modul komponen radar yang telah ada (reverse engineering), sehingga akan dihasilkan sub-sistem Radar Terintegrasi berbasis substrat Duroid yang bisa bekerja sampai rentang frekuensi X Band dengan menggunakan Teknologi SMT (Surface Mount Technology). Hal ini diharapkan mampu menjawab tantangan yang ada, serta dapat melahirkan beberapa inovasi, kemandirian teknologi serta daya saing yang tinggi dalam perkembangan teknologi pertahanan dan keamanan di Indonesia.
KoordinatorDeni Permana Kurniadi
Tahun Kegiatan2015
KategoriDIPA
Tahun Ke1 dari 3
Sumber DanaLIPI
LokasiLaboratorium PPET - LIPI
Bidang PrioritasPenelitian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
OutputPrototipe,Paten,Publikasi Ilmiah

Anggota